Dibawah Pimpinan Kalapas Varianto, WBP Dipercaya Sebagai Narsum Pelatihan Oleh Dinas PMD

Waikabubak, wartapolri.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) mempunyai peran yang tidak kalah penting dalam pembentukan life skill narapidana. Seperti yang telah dilakukan oleh Lapas Kelas II B Waikabubak, para narapidana dilatih untuk membuat kerajinan membuat Tumbler yang berbahan bambu hingga mampu membangun Cafe yang berbahan bambu dan ilalang, dan Cafe tersebut menyerupai kapal.

Dengan adanya pelatihan life skill hingga mampu membuat Tumbler dan membangun sebuah cafe yang diberi nama ‘Cafe Kapal KM6 Janji Bui’, Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Waikabubak dipercayakan menjadi narasumber oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa ( DPMD ) dalam Pelatihan Keterampilan Kerajinan dari bahan Bambu Dalam Bidang Usaha Ekonomi Produktif Tahun Anggaran 2023.

Cafe Kapal KM6 ‘Janji Bui’ tempat dilaksanakan pelatihan yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Sumba Barat merupakan salah satu bentuk karya nyata hasil keterampilan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Waikabubak dibawah pimpinan Kalapas Yohanis Varianto.

Pelatihan Keterampilan Kerajinan dari bahan Bambu Dalam Bidang Usaha Ekonomi Produktif Tahun Anggaran 2023, yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Sumba Barat itu, berlangsung selama 5 (lima) hari dan dilaksanakan di Cafe Kapal KM 6 “Janji Bui” yang diikuti oleh dua puluh (20) orang peserta yang berasal dari beberapa desa di Sumba Barat

Kegiatan Pelatihan tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Sumba Barat, Yohanis Dade, SH dengan harapan akan banyak kegiatan positif seperti ini.

Pada kesempatan itu, Bupati Sumba Barat mengapresiasi pembangunan Cafe Kapal KM 6 sebagai salah satu sarana pembinaan warga binaan Lapas Kelas II B Waikabubak.

Bupati Sumba Barat juga berharap kepada kepala dinas lainnya dapat menyelenggarakan kegiatan-kegiatan seperti ini untuk memberikan nilai positif dan hasil pelatihannya bisa kita kembangkan Sehingga nantinya hasil-hasil dari kegiatan ini juga dapat dipromosikan kepada wisatawan dari luar daerah maupun luar negeri.

Kalapas Waikabubak, Yohanis Varianto menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemda khususnya Bupati Sumba Barat. Menurut Varianto, “Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) ini akan terus kami kembangkan sebagai wadah pembinaan bagi warga binaan dan mudah-mudahan kelak dapat menjadi destinasi wisata bagi masyarakat Sumba dan wisatawan,” ungkap Varianto.

Penulis : Anton Gallu

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *