Miris!! Bobroknya Integritas Melayani, Oknum Kadis Di SBD Minta Jatah, Struk Transfer Jadi Bukti

Waikabubak, wartapolri.com – Beredar Isu tak sedap di lingkungan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumba Barat Daya. Bagaimana tidak, orang yang diketahui menjabat sebagai kepala dinas PMD SBD itu meminta jatah kepada kepala desa pada masa-masa transisi kepemimpinan, sebelum masa pemerintahan baru di daerah itu dimulai.

Dilansir dari viktorinews.id, aksi tersebut terendus usai salah satu korbannya mulai berani membuka kedok sang Kadis saat melancarkan aksinya.

Ia menggunakan kesempatan meminta jatah kepada kepala desa dimasa-masa transisi, dengan alasan ia bakal ditendang dari posisinya saat ini sebagai Kadis DPMB.

“Ada oknum kadis minta agar pencairan dana desa harus cepat dilakukan. Alasannya, kata sumber itu, dia tidak dipakai jadi sebelum dia tidak dipakai ia setidaknya ada lah sedikit untuk dia,” kata sumber itu dikutip wartapolri.com dari victorinews.id.

Dengan adanya informasi tersebut, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) SBD, Semon Lende, memberikan klarifikasi tentang adanya dugaan oknum kadis yang melakukan pungli kepada sejumlah kepala desa di SBD.

“Saya mau klarifikasi tentang berita adanya oknum kadis yang melakukan palak ataupun pungli terhadap dana Desa,” ungkapnya.

Ia mengaku isu yang beredar luas tentang dirinya tidak dapat dibenarkan.

Malah kata dia, kalau dirinya terbukti melakukan hal tersebut, dirinya siap berhadapan dengan Aparat Penegak Hukum (APH).

“Jika ada berita dengan bukti yang benar, silahkan laporkan saya kepada pihak Tipikor atau APH ataupun Inspektorat,” katanya.

Di hadapan awak mediapun, ia mengaku tidak meminta jatah reman kepada sejumlah kepala desa.

“Saya menyatakan pada saat ini saya tidak melakukan yang namanya jatah reman seperti apa yang diberitakan kepada seluruh kepala desa yang ada di kabupaten SBD,” ungkapnya.

Kendati sudah membantah, bukti transfer jadi senjata pamungkas untuk menjerat oknum kadis itu.

Pasalnya, usai membantah tudingan tersebut dengan menggelar konferensi pers, pada Rabu (22/1/2015) kemarin, kini satu per satu bukti perbuatannya muncul ke publik.

Sebagaimana dikutip dari media victorynews.id, bukti transferan dari salah satu istri Kades menjadi senjata pamungkas untuk menjerat oknum Kadis yang disebut-sebut adalah Kadis PMD Kabupaten Sumba Barat.

Dalam strok transferan tersebut, tertera jelas nama Semon Lende sebagai penerimanya dengan nominal uang sebesar Rp3.000.000.

Uang tersebut diketahui berasal dari salah istri Kades di wilayah SBD.

Menariknya saat ditelusuri uang tersebut bakal digunakan oknum Kadis sebagai pemulus perkara yang sedang berproses di Kejaksaan Negeri Waikabubak.

Maklum saat itu, kades tersebut sedang tertimpa masalah serius.

“Ada bukti transfer semua, bahkan saya juga transfer dari rekening pribadi,” ujar istri Kades tersebut.

Penulis : Anton Gallu

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *