Kajari Sumba Barat Tahan Dua Tersangka Kasus Korupsi Pembangunan Puskesmas Maradesa, Kab. Sumba Tengah

 

Waikabubak, wartapolri.com – Kejaksaan Negeri (Kajari) Sumba Barat menetapkan dan menahan dua orang tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi pekerjaan pembangunan Puskesmas Maradesa, Kecamatan Umbu Ratunggay, Kabupaten Sumba Tengah tahun anggaran 2018 pada Dinas Kesehatan Kabupaten Sumba Tengah, Kamis (6/6/2024).

Dua orang tersangka yang dimaksud, yakni a.n berinisial ABS selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan ERS selaku Kuasa Direktur PT. Indoraya Kupang (Penyedia).

Terlihat ABS dan ERS mengenakan rompi oranye dan digiring oleh Jaksa untuk dilakukan penahan dan tidak ada perlawanan dari yang bersangkutan dalam proses penahanan.

Menurut Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumba Barat, Bintang Yusvantare, SH didampingi Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus), Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) dan Kasi Datum, Bintang menjelaskan bahwa hasil penyidikan oleh Tim Kejaksaan Negeri Sumba Barat telah ditemukan alat bukti yang cukup untuk penempatan tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi pekerjaan pembangunan Puskesmas Maradesa di Kabupaten Sumba Tengah tahun anggaran 2018 pada Dinas Kesehatan Kabupaten Sumba Tengah.

“Berdasarkan hasil penyidikan telah di temukan alat bukti yang cukup kemudian menetapkan Tersangka berinisial ABS selaku PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) dan tersangka berinisial ERS selaku Kuasa Direktur PT. Indoraya Kupang berdasarkan surat penetapan tersangka Kepala Kejaksaan Negeri Sumba Barat Nomor: Print-34/N.3.20/Fd.2/06/2024 dan Nomor: Print-35/N.3.20/Fd.2/06/2024 pada tanggal 06 Juni 2024 dengan Penghitungan Kerugian Keuangan Negara yang telah dihitung oleh Inspektorat Kabupaten Sumba Tengah Sebesar Rp. 695.451.824,31 (Enam Ratus Sembilan Puluh Lima Juta Empat Ratus Lima Puluh Satu Ribu Delapan Ratu Dua Puluh Empat Rupiah Tiga Puluh Satu Sen),” Kata Kejari Bintang kepada awak media usai dilakukan penetapan dan penahanan kedua tersangka.

Para tersangka disangkakan oleh Jaksa Penyidik dengan Primer: Pasal 2 Ayat (1) Jo. Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 Ayat (1) Ke-1 KUHP; Subsidair : Pasal 3 Jo. Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 Ayat (1) Ke-1 KUHP.

Demi kepentingan penyidikan, Jaksa Penyidik melakukan penahanan kepada para tersangka dugaan tindak pidana Korupsi Pekerjaan Pembangunan Puskesmas Maradesa di Desa Maradesa, Kabupaten Sumba Tengah selama 20 (Dua puluh) hari ke depan terhitung mulai tanggal 6 s/d 25 Juni 2024 di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas II Waikabubak.

Penulis: Anton Gallu

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *