Proses Pencairan Dana BOS Makan Korban, Kabid SD di Dinas Pendidikan Kabupaten SBD Ditikam Operator Sekolah

TAMBOLAKA, wartapolri.com – Peristiwa penikaman terjadi di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Nusa Tenggara Timur, pada Senin (16/6/2025).

 

Insiden berdarah ini bermula ketika pelaku bernama Emanuel Karsianto Sukardana (25), yang tidak lain adalah operator SD Katolik Ilhaloko di Kecamatan Kodi Utara mendatangi kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kabupaten Sumba Barat Daya, sekitar pukul 09.30 Wita.

 

Kedatangannya di kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan SBD itu guna mengajukan laporan untuk pencairan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) pada SDK Ilhaloko Mangganipi, Kecamatan Kodi Utara

Setibanya di kantor tersebut, Emanue (pelaku) mengajukan laporan dana BOS kepada korban bernama Aloysius Lede Bora yang merupakan Kepala Seksi Kurikulum Bidang SD pada Dinas P&K Kabupaten Sumba Barat Daya.

 

Aloysius (korban) lalu mengoreksi laporan tersebut dan meminta kepada pelaku untuk melengkapi surat pernyataan telah menerima hibah.

 

Pelaku lalu kembali ke SDK Ilhaloko Mangganipi di Kecamatan Kodi Utara untuk mengambil surat pernyataan telah menerima hibah. Setelah dari sekolah, pelaku singgah di rumahnya dan mengambil sebilah pisau dan menyelipkan pada pinggangnya. Pelaku lalu bergegas ke kantor Dinas P&K.

 

Sekitar pukul 13.00 Wita, pelaku masuk ke ruangan korban dan tanpa banyak bicara langsung menikam korban yang sedang beristrahat di pintu samping Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sebanyak dua kali di tubuh korban.

 

Dari pengakuan pelaku saat diamankan oleh Polres SBD, dirinya merasa kecewa dengan pengurusan berkas pencairan dana BOS yang terkesan dipersulit oleh pihak dinas. Padahal dirinya sudah menyelesaikan semua prasyarat yang diminta oleh Dinas.

 

Bahkan pelaku mengaku kalau dirinya bersama teman-temannya yang mengajar di SDK Ilhaloko Mangganipi belum menerima upah (gaji) selama 6 (enam) bulan.

 

“Minta surat rekom cuma tidak dikasih padahal semua sudah beres,” katanya saat diintegrosi anggota Polres SBD.

 

Ketidakpuasan itulah yang membuat dirinya kemudian kembali ke rumah untuk mengambil sebilah pisau dan kembali ke Dinas untuk menikam Aloysius Lede Bora.

 

Atas kejadian ini, Aloysius Lede Bora (korban) dilarikan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Reda Bolo, untuk dirawat karena mengalami luka akibat benda tajam (pisau) di bagian perut bagian kanan dan bahu bagian kanan. Sementara Emanuel Karsianto Sukardana (pelaku) dan barang bukti telah diamankan di Polres SBD.

 

Penulis : Anton Gallu

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *