
Dompu.NTB, wartapolri.com – Dua remaja yang masih sekolahan sebagai pelaku eksekutor pemanah misterius yang menggegerkan warga masyarakat di Kelurahan Simpasai akhirnya takluk di tangan tim anti bandit/Jatanras Polres Dompu, Senin (9/10/23) dini hari.
Kedua pelaku pemanah misterius yang dimaksud adalah AP dan Ml yang merupakan warga lingkungan Bali Timur, kelurahan Bali Satu, kecamatan Dompu.
Sedangkan korban berinisial GS merupakan warga lingkungan Renda, kelurahan Simpasai, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu.
Kasat Reskrim Polres Dompu Iptu Ramli secara implisit kronologis kejadian itu pada awak media menguraikan, berawal hari Senin (9/10/23) sekitar pukul 22.30 wita terjadi saling kejar yang dimana korban menggunakan Sepeda Motor Jenis Mio M3 sedangkan pelaku menggunakan sepeda motor vixion dari lingkungan renda.
“Sesampai di kelurahan Karijawa tepatnya di depan SMKN I Dompu, posisi korban dan palaku saling berdampingan dan korban sempat ingin menendang motor pelaku kemudian pelaku langsung mengeluarkan anak panah yang terbuat dari besi Cor yang di rakit dan pelaku langsung melepas busur panah ke arah korban yang jaraknya sekitar 1,5 meter, sehingga korban mengalami luka bocor di bagian kepala bagian kiri atas,” kata mantan Kapolsek Manggelewa itu.

“Kemudian merespon cepat atas laporan keluarga korban terkait kasus pemanahan tersebut, dengan sigap tim Jatanras Polres Dompu melakukan penyelidikan terkait terduga pelaku, serta memeriksa saksi -saksi dan barang bukti yang digunakan pelaku dalam melakukan aksi brutalnya, sehingga didapatkan petunjuk identitas para pelaku,” tutur Kassat Reskrim.
Selanjutnya sekitar pukul 00.00 wita tim Jatanras yang sudah mengetahui identitas para pelaku kemudian melakukan penangkapan terhadap dua pelaku di lingkungan Ujung Pandang, Kelurahan Bali satu, Kecamatan Dompu.
Usai dilakukan pengamanan oleh tim Anti Bandit Polres Dompu, kemudian kedua pelaku mengakui telah melakukan perbuatanya memanah korban.
“Sebelumnya dari keterangan pelaku, pelaku sempat berkelahi dan di lempar menggunakan batu oleh korban sehingga pelaku melakukan aksinya memanah korban untuk melakukan balas dendam,” papar pelaku di hadapan Tim Jatanras Polres Dompu.

Lanjutnya, sehingga pada hari senin malam ( 09/10/23) sekitar pukul 22.00 wita, para pelaku melancarkan aksinya memanah korban pada saat melihat korban sedang membawa motor di jalan tepatnya di depan SDN 2 Dompu Kelurahan Karijawa Kecamatan Dompu sekitar pukul 21.35 Wita, jelasnya sambil menyesali perbuatanya.
Usai melakukan aksi brutal yang mengancam jiwa korban lalu kedua pelaku melarikan diri ke kampungnya,dan kedua pelaku sudah di giring ke Mapolres Dompu guna mempertanggungjawabkan atas perbuatannya sesuai prosedur hukum yang berlaku, pungkas Kasat Reskrim. Jurnalis, Rdw/ddo.
