
Waikbabuk, wartapolri.com – Tahapan pendaftaran dalam seleksi anggota panitia pengawas kecamatan (panwascam) di seluruh Indonesia untuk Pemilu 2024 sudah tuntas.
Jumlah pelamar calon Panwaslu Kecamatan untuk Pemilu 2024 di Bawaslu Kabupaten Sumba Barat sebanyak 145 orang yang tersebar di enam kecamatan, Kabupaten Sumba Barat.
Berdasarkan hasil penelitian administrasi (berkas) oleh Bawaslu Kabupaten Sumba Barat, dari jumlah 145 pelamar yang mendaftar, 133 orang dinyatakan lolos seleksi administrasi sebagai calon Panwaslu Kecamatan di Kabupaten Sumba Barat untuk Pemilu 2024, sedangkan 12 orang pelamar dinyatakan TMS (tidak memenuhi syarat) sebagai calon Panwaslu Kecamatan.
Komisioner Bawaslu Kabupaten Sumba Barat, Oktavianus Malo, selaku Koordinator Divisi Hukum Pencegahan Parmas dan Humas (Kordiv HP2H) yang ditemui media ini di ruang kerjanya, Okta Malo mengatakan bahwa sebelumnya ada 145 orang yang mendatangi Kantor Bawaslu Kabupaten Sumba Barat untuk mendaftar sebagai calon Panwaslu Kecamatan.
“Sejak hari pertama hingga hari terakhir Bawaslu membuka pendaftaran Panwaslu Kecamatan untuk Pemilu 2024, ada 145 orang yang datang di Kantor Bawaslu Kabupaten Sumba Barat untuk mendaftar sebagai calon Panwaslu Kecamatan. Berdasarkan hasil penelitian berkas administrasi para pelamar, dari jumlah 145 orang yang mendaftar, ada 133 pelamar yang dinyatakan lolos seleksi administrasi pada rekrutmen calon Panwaslu Kecamatan yang tersebar di enam kecamatan di kabupaten Sumba Barat,” kata Okta Malo.
Selanjutnya, tahapan yang bakal dilalui oleh 133 orang tersebut yang dinyatakan lolos seleksi administrasi sebagai calon Panwaslu Kecamatan adalah tes tulis dengan sistem Computer Assisted Test (CAT) yang digelar satu hari, pada Jumat 14 Oktober 2024 yang dilaksanakan di SMA Negeri 1 Waikbabuk.
Koordinator Divisi Hukum Pencegahan Parmas dan Humas (Kordiv HP2H) selaku Ketua Pokja perekrutan Panwaslu Kecamatan itu, juga menyampaikan bahwa dalam tes tulis tersebut, seleksinya berdasarkan nilai. Peserta tes dari setiap kecamatan yang nilainya masuk dalam enam besar langsung dinyatakan lolos. Mereka berhak mengikuti tahapan seleksi selanjutnya, yakni tahapan wawancara untuk mendapatkan 3 (tiga) orang terbaik dari setiap kecamatan.
Sesuai jadwal, Okta menyebut seleksi wawancara akan berlangsung pada 18 hingga 22 Oktober mendatang.
Seleksi wawancara tersebut adalah tahapan terakhir. Selanjutnya mereka akan disaring menjadi 18 orang. Masing-masing kecamatan ada tiga orang yang terpilih menjadi panwascam.
Papy B. Njurumana, selaku Kordiv HP3S pada Bawaslu Kabupaten Sumba Barat, secara terpisah juga mengingatkan kepada peserta yang akan mengikuti tes tulis untuk benar-benar mempersiapkan diri. Baik secara fisik maupun mental. ”Pelajari juga berbagai hal yang berkaitan dengan pemilu,” kata Papy.
Papy juga menyampaikan beberapa hal penting yang harus diperhatikan oleh peserta tes, diantaranya : pertama, peserta wajib membawa KTP pada saat pelaksanaan tes tertulis; kedua, peserta wajib hadir tepat waktu, menurut Papy bahwa keterlambatan peserta tes tidak ditolerir oleh Panitia, karena waktu tes untuk peserta di sesi yang sedang berjalan harus serentak.
Untuk diketahui, pelaksanaan tes tulis Panwaslu Kecamatan di Kabupaten Sumba Barat dengan sistem Computer Assisted Test (CAT), dibagi dalam 3 (tiga) sesi yang dimulai dari pagi pukul 08.00 WITA.
Penulis : Anton Gallu
