WAIKABUBAK, wartapolri.com – Pemerintah Kabupaten Sumba Barat menyatakan siap menjadi tuan rumah penyelenggaraan pada ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Pacuan Kuda Tradisional, yang diselenggarakan di waktu yang akan mendatang.
Meski sampai saat ini belum ada jadwal resmi penyelenggaraan Kejuaraan Nasional Pacuan Kuda Tradisional, namun pemerintah Kabupaten Sumba Barat tetap menyatakan siap menjadi tuan rumah.
Diberitakan sebelumnya, bahwa Direktur Pacu Tradisional tengah mensosialisasikan hasil rakernas Bogor 2024. Di mana hasil rakernas tersebut, PP Pordasi Pacu mengamanahkan Sumba Barat terpilih sebagai tuan rumah penyelenggaraan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Pacuan Kuda Tradisional pertama di Indonesia.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Yohanis Dade menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Sumba Barat bersedia dan siap menjadi tuan rumah penyelenggaraan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Pacuan Kuda Tradisional.
“Saya menyambut baik dan mengapresiasi kepada PP Pordasi yang memilih Sumba Barat sebagai tuan rumah penyelenggaraan kejurnas pacuan kuda tradisional. Pada prinsipnya Sumba Barat siap” ujar Yohanis Dade, usai menyaksikan gelaran Pacuan Kuda Piala Bupati Sumba Barat Cup 2025 di lapangan Gelora Pada Eweta pada babak perempatan final, Rabu (6/8/2025) sore.
Pacuan Kuda terkait erat dengan Sport Tourism yang menyuguhkan hiburan pertandingan olahraga. Dampaknya, terdapat nilai tambah bagi perekonomian masyarakat setempat.
“Pada prinsipnya Kabupaten Sumba Barat siap menjadi tuan rumah. Dengan fasilitas lapangan yang ada, kita akan perbaikan yang masih kurang,” ungkap Yohanis Dade.
Selain penguatan infrastruktur, pengaturan lapangan akan disusun lebih tertib guna menjamin kenyamanan selama kegiatan berlangsung.
Bupati menyebutkan bahwa penunjukan Sumba Barat sebagai tuan rumah penyelenggaraan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Pacuan Kuda Tradisional pertama di Indonesia kali ini merupakan kehormatan besar bagi masyarakat Sumba Barat.
“Kita bersyukur atas penunjukan Sumba Barat sebagai tuan rumah Kerjurnas Pacuan Kuda Tradisional. Ini bukan hanya bermanfaat bagi infrastruktur daerah, tetapi juga berpotensi besar dalam mempromosikan budaya lokal dan pariwisata serta memperkenalkan nama Sumba Barat di kancah Nasional maupun internasional,” kata Yohanis Dade.
Ia menekankan pentingnya melibatkan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam setiap kegiatan olahraga yang diselenggarakan.
“Tentu, menjadi tuan rumah juga akan membawa manfaat ekonomi bagi masyarakat Sumba Barat,” tambahnya.
Secara terpisah, Dandim 1613/Sumba Barat, Letkol Inf Ignasius Hali Sogen menyatakan siap mendukung pemerintah Kabupaten Sumba Barat untuk menjadi tuan rumah penyelenggaraan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Pacuan Kuda Tradisional.
“Kami sangat mendukung pemerintah Kabupaten Sumba Barat untuk menjadi tuan rumah. Dari segi keamanan kami siap,” ujar Ignasius.
Ignasius menuturkan bahwa Pengurus Pusat Pordasi (PP Pordasi) Pacu mempunyai keinginan untuk menyelenggarakan kegiatan tersebut di Kabupaten Sumba Barat, karena lapangan Gelora Pada Eweta sangat siap.
“Tadi sempat ketemu dengan pengurus Pordasi Pusat, mereka juga punya keinginan untuk menyelenggarakan kegiatan Pacuan Kuda Tradisional di Sumba Barat, karena lapangan dan fasilitas tribun sangat mendukung. Ini sangat penting bagi daerah Sumba Barat karena ivent ini pertama kali diselenggarakan di Indonesia. Kita siap untuk keamanan,” pungkasnya.
Dukungan terhadap penunjukan Sumba Barat sebagai tuan rumah penyelenggaraan Kejuaraan Nasional Pacuan Kuda Tradisional ini, datangnya dari Reko Deta selaku Tokoh Masyarakat sekaligus sebagai mantan Wakil Bupati Sumba Barat.
Menurut Reko Deta, penunjukan Sumba Barat sebagai tuan rumah menjadi berkat untuk masyarakat.
“Saya sangat mendukung kalau Kabupaten Sumba Barat menjadi tuan rumah. Masyarakat pecinta kuda ini sangat antusias menyaksikan langsung gelaran pacuan kuda yang sedang berlangsung. Jadi, saya yakin masyarakat siap mendukung pemerintah Kabupaten Sumba Barat sebagai tuan rumah. Intinya kami siap dukung,” ujar Reko Deta mantan Wakil Bupati Sumba Barat kepada media ini.
Selain itu, Elvis Emang, salah satu pemilik kuda pacu yang hadir dalam babak perempatan final pacuan kuda Bupati Sumba Barat Cup 2025, kepada media ini, Elvis menyampaikan bahwa ia sangat mendukung pemerintah Kabupaten Sumba Barat menjadi tuan rumah penyelenggara Kejuaraan Nasional Pacuan Kuda Tradisional.
Menurut Elvis, lapangan Gelora Pada Eweta sangat mendukung karena luas dan fasilitas tribun sangat siap dan bagus untuk penyelenggaraan ivent nasional.
Dengan terpilihnya Sumba Barat sebagai tuan rumah penyelenggaraan Kejuaraan Nasional Pacuan Kuda Tradisional pertama di Indonesia, para pecinta kuda pacu diharapkan untuk siap dan lebih serius merawat dan mengurus kuda yang nantinya akan bersaing di ajang bergengsi ke depan.
Penulis : Anton Gallu



