Bazar Pangan Murah & Operasi Pasar Bersama Dinilai Tidak Tepat Sasaran

Dompu, wartapolri.com – Bazar pangan murah dan operasi pasar tingkat Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk wilayah kecamatan Woja terkesan dadakan dan salah sasaran, dimana para penerima kupon yang membeli bahan pangan di bazar murah tersebut kebanyakan dari emak- emak yang berpakaian seragam dinas sedangkan sebagian kecil dari kalangan warga kurang mampu. Sedangkan tempat kegiatan bazar pangan murah dan operasi pasar tersebut dilaksanakan di halaman kantor Badan Ketahanan Pangan Kabupaten Dompu di jalan lintas Dompu- Sumbawa atau tepatnya di Desa Matua Kecamatan Woja, Senin ( 10/10/2022 ) di mulai sekitar pukul 8.30 Wita.

Kegiatan tersebut di buka Asisten II, Setda Dompu Dra.Hj.Srisuzana MSI mewakili Bupati Dompu H.Kader Jaelani yang saat itu sedang berada di luar daerah, dan ikut hadir Kepala Dinas Koperasi UKM Kabupaten Dompu H.Chaerul Insan SE,MSI, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Dompu Drs.H.Muhibudin MSi, Kepala Badan Ketahanan Pangan Kabupaten Dompu Ir.Ruslan. H.M.Amin, Kepala Pimpinan Cabang Bulog Bima dan Dompu serta hadir Pula Camat Woja Hermansyah, Kapolsek Woja IPDA Zainal Arifin Sip dan Kepala Desa se-Kecamatan Woja dan unsur Toma dan Toga se Kecamatan Woja.

Asisten II Setda Dompu Dra.Hj.Srisuzana MSi dalam sambutan menyampaikan, Rasa Syukur pada Allah SWT dimana pagi hari yang ceriah ini kita bisa menghadiri acara ini dalam keadaan sehat walafiat.

Sejatinya acara bazar pangan murah ini akan di buka langsung oleh Bupati Dompu H.Kader Jaelani namun karena ada tugas lain yang lebih urgen sehingga saya di delegasikan untuk membuka acara ini, ucapnya dengan nada yang kalem.

Masih Hj Srisuzana, tujuan penyelenggaraan bazar pangan murah di Kabupaten Dompu ini adalah, melaksanakan amanat pemerintah pusat via BAPANAS untuk memfasilitasi masyarakat dalam memperoleh bahan pangan murah dengan kwalitas baik yang terdampak inflasi yang terjadi di negara kita saat ini, menjaga stabilitas pasokan dan harga pokok pangan dan strategis baik ditingkat produsen maupun konsumen serta meningkatkan keterjangkauan dan daya beli pangan masyarakat.

“Adapun sasaran dari bazar murah ini adalah masyarakat umum khususnya yang berada pada daerah yang mengalami kerentanan rawan pangan seperti kelompok LPM, pelaku usaha UMKM setempat dan lainya” jelas Umi Nana sapaan akrab mantan Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Dompu.

Lebih jauh Umi Nana sampaikan, adapun bahan pangan yang di sediakan pada bazar pangan murah kali ini adalah, beras kwalitas medium, minyak goreng cap kita, gula mie instan, telur, daging ayam, sayur-sayuran, produk olahan UMKM dan sebagainya dengan harga yang murah bila di bandingkan dengan harga di pasar umum lainya, jelasnya.

Ibu Rohani salah satu pembeli dari desa Madaprama saat dikonfirmasi awak media mengatakan, bazar pangan murah ini harganya cukup murah mulai dari telur, minyak dan beras sangat beda jauh dengan harga yang di jual oleh pedagang di luar sana, walaupun harganya beda ribuan rupiah tapi cukup berarti buat kita yang ekonominya pas Pasan begini” cetusnya sambil ia berlalu dari lokasi bazar tersebut.

Namun beda lagi ucap EMI warga Matua, kegiatan bazar pangan ini seyogyanya di informasikan lebih luas ke masyarakat supaya warga bisa datang beramai rami belanja di bazar ini tapi hari ini kegiatan bazar sepertinya dadakan, jangankan masyarakat Desa yang lain kami dari warga desa Matua saja banyak yang tidak tau bahwa hari ini ada bazar pangan murah yang tempatnya halaman kantor Ketahanan Pangan Kabupaten Dompu.

Ia himbau kepada pemerintah kalau mau dilaksanakan kegiatan seperti ini sebaiknya di informasikan ke masing masing Desa dan siapkan tempat yang mudah di jangkau dan di akses oleh masyarakat umum bukan di halaman kantor seperti ini, harapnya, bila saja kegiatan bazar murah ini di tau oleh masyarakat banyak dari tadi barangnya sudah habis di beli oleh warga”.paparnya.

Kemudian Kepala Dinas Koperasi UMKM Kabupaten Dompu saat dikonfirmasi awak media terkait keluhan warga tersebut namun ia mengelak untuk tidak mau komentar, maaf saya tidak berkompeten untuk menjawab hal itu, sebaiknya tanyakan langsung ke Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Dompu”,ucap Dae Mpera sambil ia naik di mobil dinasnya.

Namun demikian dari hasil pantauan langsung awak media bahwa kegiatan bazar pangan murah tingkat kabupaten Dompu yang berlokasi di Kecamatan Woja hari ini Senin ( 10/10/2022 ) sekitar pukul 8.30 Wita sampai selesai pukul 12.39 Wita berlangsung ramai dan mendapat animo yang cukup tinggi dari masyarakat umum khususnya warga/ keluarga kurang mampu.

Pegawai Bulog Bima Dompu Jaharuddin saat di tanya awak media mengatakan, kegiatan bazar hari ini cukup ramai, dimana para warga lebih banyak membeli minyak goreng, telur, gula pasir dan beras Bulog kelas medium dengan kisaran harga yang murah dan terjangkau oleh masyarakat.

“Dari tadi kami kewalahan melayani warga yang beli minyak goreng, gula, telur dan beras medium yang 5 kg dan khusus stok beras kelas medium untuk operasi pasar tetap tersedia di gudang Bulog Dompu dan Bima. Dan kegiatan bazar pangan murah tingkat Kabupaten Dompu untuk wilayah Kecamatan Woja berjalan lancar, aman dan sukses. Sedangkan azas manfaat dari kegiatan bazar murah ini akan membantu daya beli dan pemenuhan kebutuhan bagi masyarakat yang kurang mampu Pungkasnya.

Penulis : Rdw/ddo.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *