Waikabubak, watapolri.com – Kasat Lantas Polres Sumba Barat, AKP Jainudin, S.Sos., M.H menjadi Inspektur Upacara (Irup) dalam pelaksanaan upacara bendera di SMA Swasta Kristen Waikabubak, Kabupaten Sumba Barat, NTT, Senin (17/10/2022).
Selain menjadi Irup, Kasat Lantas juga mengambil kesempatan untuk mensosialisasikan UU Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan angkutan jalan serta menyampaikan himbauan tentang tata cara berlalu lintas yang baik dan benar kepada para siswa-siswi dan guru.

Dalam himbauannya Kasat Lantas mengajak para siswa-siswi mematuhi rambu-rambu lalu lintas dalam berkendaraan sesuai ketentuan yang berlaku. “Jangan lupa untuk memperhatikan kelengkapan kendaraan serta kelengkapan administrasinya karena semuanya itu adalah salah satu syarat untuk berkendaraan,” ucap AKP Jainudin.
“Kita berangkat dari rumah menuju sekolah, tidak ada suatu jaminan ketika kita menggunakan kendaraan dari rumah ke sekolah dan pulang kembali ke rumah, tidak ada yang menjamin bahwa kita akan selamat. Karena itu, saya selaku Kasat Lantas Polres Sumba Barat menghimbau kepada peserta didik untuk mentaati rambu lalu lintas. Kalau peserta didik taat, maka bangsa ini akan jadi baik. Namun sebaliknya, kalau anak-anak kurang taat maka harapan di masa depan juga kurang bagus,” pungkasnya.

Ia juga meminta kepada Kepala Sekolah dan para guru untuk terus mengarahkan serta membina para peserta didik untuk terus taat berlalu lintas.
Menurut Kasat Lantas Polres Sumba Barat itu, bahwa membangun disiplin dengan empat hal, yakni : terpaksa, dipaksa, melakukan, dan jadikan sebagai kebetulan.
“Para peserta didik harus mampu melawan rasa malasnya dalam hal mentaati berlalu lintas, jangan terbuai dengan rasa malas. Tidak ada satu orang pun yang takut berlalu lintas kalau sudah taat berlalu, tetapi yang takut adalah orang yang melanggar lalu lintas,” tuturnya.

Kasat Lantas juga menyampaikan tentang keselamatan berlalu-lintas serta pengenalan rambu-rambu lalu-lintas serta marka jalan. “Hal ini bertujuan agar para siswa menanamkan rasa disiplin dalam berlalu-lintas serta mengetahui rambu lalu-lintas secara dini agar nantinya menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas,” tambahnya.
“Tinggalkan perilaku-perilaku yang tidak terpuji yang mengakibatkan kesalahan fatal pada diri dan keluarga kita. Mari kita taat berlalu lintas agar harapan kita untuk selamatkan penerus bangsa bisa terwujud,” tutupnya.

Kegiatan ini dilakukan dengan tujuan untuk menjalin kemitraan antara Polisi Lalu Lintas Polres Sumba Barat dengan masyarakat khususnya dilingkungan sekolah, menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan, menekan angka pelanggaran dan kecelakaan dikalangan pelajar.
Penulis : Anton Gallu

